Insfrastruktur dan Pembiayaan
Diskusi dengan Babo - "
Babo, saya kawatir utang BUMN untuk membangun insfrastruktur malah membuat kita
terjebak hutang dengan China. Dan lagi apa pentingnya insfrastruktur untuk
kemakmuran rakyat"
" Semua insfrastruktur yang di bangun oleh BUMN merupakan
Business polecy, bukan politik apalagi sosial. Yang berhutang itu bukan
Pemerintah tapi BUMN. Itupun BUMN dilarang Menggadaikan assetnya tanpa izin
DPR. Bahkan mau jual saham pun, harus izin DPR. Infrastruktur itu syarat utama
agar perpindahan barang dan jasa itu efisien. Tanpa efisiensi kita akan kalah
dalam persaingan global. Singkatnya, infrastruktur itu dibangun agar orang
mencari rezeki mudah dan distribusi kesempatan juga meluas.
" Lah kalau BUMN pinjam uang tanpa melibatkan jaminan
Pemerintah , apa iya ada yang mau , apalagi china ?
" Ya ada yang mau. "
" caranya ?
" Ada yang dikenal dengan istilah Non Recourse Loan ( NRL).
Atau pinjaman yang diberikan dengan jaminan proyek itu sendiri. Artinya pihak
BUMN sebagai peminjam tidak menanggung resiko apabila kenyataannya setelah
proyek jadi engga bisa mengembalikan investasi. Tapi lender atau investor
berhak menentukan sendiri siapa kontraktor yang qualified karena engga mau dana
pinjaman di salah gunakannya.
Nah kebanyakan pemain lokal gagal mendapatkan
proyek dari BUMN karana engga qualified berhadapan dengan proyek NRL karena
sudah terbiasa ngerjain proyek BUMN berbasis APBN yang gampang diatur. Pas
engga kebagian proyek ya teriak teriak bilang Jokowi salah. "
" kok bisa bangun proyek , dana dari pinjaman tanpa
collateral. "
" itulah kelebihan direksi BUMN sekarang. Mereka sudah
berkelas dunia dengan pengalamannya segudang bagaimana mendapatkan skema
pinjaman yang aman. Disamping itu proyek yang dibiayai memang feasible. Kalau
engga layak mana mungkin bank mau kasih kredit apalagi tanpa collateral
didepan"
" Ok. Tapi mengapa utang dengan china."
" Ya hanya karena china yang mau kasih pinjaman dengan skema NRL. Negara lain maunya minta jaminan dari Pemerintah tapi bebas mau pakai uang itu dibangun atau engga. Jokowi engga mau skema hutang dengan jaminan APBN."
" Ya hanya karena china yang mau kasih pinjaman dengan skema NRL. Negara lain maunya minta jaminan dari Pemerintah tapi bebas mau pakai uang itu dibangun atau engga. Jokowi engga mau skema hutang dengan jaminan APBN."
" Jadi pembiayaan dari bank di china itu tidak masuk utang APBN. Apa benar ?
" Coba kamu cek di Google utang Indonesia ke china jauh lebih rendah utang ke korea selatan. Dan nilainya engga ada artinya bila dibandingkan utang ke Jepang dan AS , Eropa. Paham ya"
" Paham babo"
30 Juni 2017
Komentar
Posting Komentar